News & Promo

Awas, Amnesia Digital Mengintai Generasi Milenial

Rabu, 25 Januari 2017

Kemajuan teknologi yang sangat luar biasa cepat selama beberapa tahun terakhir memang telah mengubah banyak hal. Bukan hanya mempengaruhi cara hidup dan cara kita bekerja, tapi juga berpengaruh terhadap pola pikir, sikap hidup dan perkembangan otak kita. Terbaru adalah semakin maraknya penyakit digital amnesia serta pikun. 

Generasi yang lahir di tahun 1982 hingga 1994 atau yang akrab disebut dengan generasi milenial semakin mudah mengidap penyakit ini mengingat banyaknya kebiasaan tidak sehat yang mereka lakukan.

Digital amnesia terjadi ketika kita sebagai pengguna, membiarkan teknologi, internet dan semua perangkat yang berhubungan dengan internet mengubah cara hidup kita sehari-hari dan cara kita berinteraksi dengan orang lain.

Hal ini disebabkan semakin canggihnya fitur dari gawai yang dimiliki, Salah satu tanda dari “penyakit” ini adalah memercayakan semua informasil personal yang kita miliki, termasuk nomor kontak dan foto-foto pribadi kepada gawai yang dimiliki.

Dikutip dari astralife, walau terdengar sangat efisien dan efektif, jika kita terus-terusan mengandalkan kemampuan teknologi serta gawai untuk mengingat hal-hal yang sebenarnya penting, perkembangan otak, perilaku dan kemampuan berpikir kita pun akan terpengaruh negative dalam jangka waktu yang lama.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Harvard dan University of Columbia menunjukkan bahwa kemudahan untuk mengakses informasi melalui internet, 24 jam sehari, 7 hari seminggu, telah membuat kemampuan mengingat anak-anak muda di Amerika berubah.

Jika dulu otak kita menyimpan fakta-fakta yang ingin kita ingat, sekarang, kita mungkin tidak lagi mengingat fakta tersebut. Anehnya, kita bisa dengan mudah mengingat di mana informasi tersebut tersimpan di internet. Para peneliti menyebut hal ini sebagai “Google Effect.”

Secara singkat, digital amnesia membuat Anda berpaling kepada internet sebagai tempat pertama untuk mencari jawaban atas apa pun yang ingin Anda ketahui. Anda tidak lagi terlebih dahulu mengingat sendiri informasi tersebut dengan cara “mengambil” dari memori otak Anda.

Efek dari digital amnesia, informasi yang Anda dapatkan pun biasanya akan segera Anda lupakan begitu Anda selesai menggunakannya. Pengobatan dari penyakit ini cukup mudah, Anda hanya perlu mengurangi penggunaan gawai serta berusaha untuk memaksimalkan daya ingat otak Anda.

Sumber : beritahati.com 

 

» Back to News