News & Promo

Social Media Menggantikan Keakraban Orang Tua Dengan Anaknya?

Kamis, 26 Januari 2017

Agaknya, semakin banyak keluarga yang menanggalkan tradisi berbicara sambil bertatap muka sejak adanya social media. Padahal, ngobrol bersama keluarga secara langsung, lebih kuat ikatan emosionalnya daripada mereka melakukannya di Facebook atau Twitter.

Dilansir dari Dailymail, semakin banyak orang tua masa kini yang tak membicarakan hal penting dengan anak-anak mereka. Jejaring sosial telah dijadikan salah satu media komunikasi yang 'biasa' untuk menggantikan obrolan hangat mereka di meja makan.

Jaman sekarang memang gadget semakin canggih. Namun tanpa disadari, manusia tidak mengimbangi perkembangan gadget ini dengan gaya hidup mereka. Dengan adanya gadget dan aktivitas di social media, 7 dari 10 orang tua lebih memilih menyapa anaknya di sana ketimbang mengajak ngobrol langsung.

Andrew Hewt melakukan sebuah penelitian mengenai hal ini dan menemukan fakta bahwa banyak orang secara tak sadar telah dikendalikan oleh teknologi. "Siapa yang menyangka 10 tahun lalu, bahwa internet yang mereka gunakan kini menjadi bagian besar dari kehidupan keluarga mereka

Prof. Karen Pine yang merupakan seorang psikolog juga mengatakan bahwa dengan adanya fakta ini, anak-anak jadi merasa lebih leluasa menggunakan jejaring sosial dan menghabiskan lebih banyak waktu selain dengan orang tuanya. Dan para ayah serta ibu mereka tidak tahu banyak mengenai apa yang dilakukan anak-anaknya.

Namun ia mengatakan bahwa di samping sisi yang ironis ini, banyak juga orang tua yang bisa memahami apa yang disukai anak dan bagaimana mereka berperilaku di sana. Hal ini sebenarnya bisa menjaga sang anak dari kegiatan surfing yang salah.

"Meski komunikasi antar muka memang penting, namun kita juga harus menerima bahwa kita ada di era digital dan harus bisa beradaptasi dengan hal tersebut," ujarnya.

Dengan kata lain, meski kita dikuasai oleh kecanggihan teknologi, namun kita masih memiliki kemampuan untuk mengendalikan gadget yang kita miliki dalam hidup kita, sehingga yang terjadi bukan sebaliknya. Kepekaan terhadap teknologi ini yang membuat kita tidak akan dikendalikan oleh gadget yang kita miliki, melainkan memanfaatkan untuk hal yang lebih berguna. 

Sumber : vemale.com

 

» Back to News