News & Promo

Jangan Beri Gadget ke Anak di Bawah 2 Tahun

Jumat, 27 Januari 2017

Perkembangan teknologi memungkinkan hal apapun bisa dipelajari melalui gadget. Begitu pula dengan aplikasi atau game untuk anak yang ada pada gadget.

Namun jika Anda memiliki bayi berusia di bawah 2 tahun, jangan sekali-kali memperkenalkan gadget pada buah hati Anda. Alih-alih ingin memberikan rasa sayang, hal ini justru bisa mendorong adiksi gadget pada anak di masa mendatang, kata psikolog Annelia Sari dari TigaGenerasi. 

"Dibawah usia 2 tahun harusnya zero pemakaian gadget atau tidak sama sekali. Kenapa? Karena pada usia ini anak lebih baik distimulasi langsung seperti diperkenalkan ini apel, ini pepaya dengan bentuk aslinya bukan gambar atau video di gadget," ujar Annelia pada temu media HiLo Drawing Competition 2017 di Jakarta, Kamis (26/1/2017).

Selain itu, ia menambahkan, ada penelitian yang menyebut jika anak dibawah usia dua tahun sudah diperkenalkan dengan gadget, maka risiko anak akan mengalami kecanduan terhadap gadget di masa mendatang akan semakin tinggi.

Sedangkan pada anak berusia di atas dua tahun, orangtua boleh memperkenalkan gadget asal dibatasi penggunaannya selama dua jam sehari. Psikolog Annelia menilai bahwa anak juga butuh waktu bermain di luar atau mengerjakan tugas sekolahnya.

"Pastikan juga 2 jam waktu bermain anak jangan sampai menghalangi waktu anak bermain di luar rumah dan bersosialisasi. Kalau ada temannya mengajak main, ya biarkan anak bermain, tinggalkan saja gadget-nya," ujar dia.

Pada kesempatan yang sama, Ui Birowo, founder TigaGenerasi sekaligus ibu dari dua anak, menyarankan agar para orangtua tidak menjadikan gadget sebagai 'baby sitter' untuk menenangkan anak ketika nangis.

"Jangan jadikan gadget sebagai baby sitter. Kita sering kan liat di publik area orangtua asik sendiri dan anak main gadget dengan antengnya. Ada batasan penggunaan yang berpengaruh nantinya apakah anak akan kecanduan gadget atau tidak," tambah dia.

Sumber : suara.com

 

» Back to News